{"id":100,"date":"2015-05-20T19:50:09","date_gmt":"2015-05-20T19:50:09","guid":{"rendered":"http:\/\/bombom.co.id\/?p=100"},"modified":"2015-05-20T19:50:09","modified_gmt":"2015-05-20T19:50:09","slug":"ini-dia-penyebab-gagalnya-aksi-penurunan-jokowi-20-mei","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hanifudinsukri.id\/?p=100","title":{"rendered":"Ini Dia Penyebab Gagalnya Aksi Penurunan Jokowi 20 Mei"},"content":{"rendered":"<figure id=\"attachment_101\" aria-describedby=\"caption-attachment-101\" style=\"width: 600px\" class=\"wp-caption alignnone\"><a href=\"http:\/\/a.devcanal.com\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/demo-aksi-mhs.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-101\" src=\"http:\/\/a.devcanal.com\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/demo-aksi-mhs.jpg\" alt=\"\" width=\"600\" height=\"399\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-101\" class=\"wp-caption-text\">Aksi Mahasiswa (Foto : wajahnusantaraku.blogspot.com)<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Beberapa bulan lalu muncul seruan untuk aksi menurunkan presiden ke 7 Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo, atau panggilan yang dekat dengan masyarakat Jokowi, entah darimana munculnya seruan tersebut berasal, entah dari barisan sakit hati, atau pendukung peserta yang kalah di pilpres lalu, tidak jelas asalnya darimana. Yang jelas seruan itu mengajak semua elemen masyarakat termasuk mahasiswa untuk melakukan aksi di depan istana untuk menurunkan presiden. Seruan itu muncul ketika banyak sekali problem negara yang terjadi beruntun dan mengancam stabilitas indonesia sebagai negara, baik dari sisi politik maupun ekonomi, sebut saja kasus KPK vs POLRI, dualisme partai, kenaikan BBM dan masih banyak lagi. Tentu saja rakyat dibuat geram dengan kondisi tersebut meskipun tidak sepenuhnya benar menyalahkan presiden atas problem tersebut dan menurunkan presiden bukanlah hal yang mudah dan menjadi solusi dalam mengatasinya. Namun begitu, hari itu sangat ditunggu bagi sebagian orang, hari yang bertepatan dengan peringatan kebangkitan nasional itu diperkirakan akan menjadi hari bersejarah bagi Republik Indonesia, sekali lagi, bagi sebagian orang. Provokasi pun disebar di media-media sosial, di grup diskusi mahasiswa dan sebagainya. Beberapa hari sebelum tiba tanggal 20 Mei, presiden <a href=\"http:\/\/nasional.sindonews.com\/read\/1002561\/12\/jelang-20-mei-jokowi-undang-mahasiswa-ke-istana-1431965316\">mengundang beberapa elemen mahasiswa untuk hadir ke istana<\/a> entah itu sebuah forum untuk menampung aspirasi mahasiswa atau hanya sekedar \u201cpelemasan idealisme\u201d mahasiswa sebagai ujung tombak pergerakan, setelah keluar dari istana ada yang <a href=\"http:\/\/nasional.kompas.com\/read\/2015\/05\/18\/23463261\/Setelah.Diundang.Jokowi.HMI.Nyatakan.Tetap.Turun.ke.Jalan.pada.20.Mei\">masih bersikukuh tetap melaksanakan dan menyerukan aksi<\/a>, dan ada juga yang sudah <a href=\"http:\/\/nasional.kompas.com\/read\/2015\/05\/19\/10394851\/Batal.Unjuk.Rasa.Besok.BEM.Tak.Mau.Ada.Isu.Lengserkan.Jokowi?utm_campaign=related&amp;utm_medium=bp&amp;utm_source=news&amp;\">\u201clemas\u201d<\/a> dengan isu yang sebelumnya \u201cdibakar\u201d hebat. Entah mereka \u201cdiberi\u201d makan apa di istana, bisa jadi yang masih bersikukuh belum cukup kenyang dan yang sudah \u201clemas\u201d sudah cukup senang. Fokus pada gagalnya rencana aksi besar-besaran tersebut, Terlepas dari tendensi apapun, entah isu penurunan jokowi, kepentingan kelompok, dan sebagainya, bagi saya ada beberapa faktor yang mempengaruhi gagalnya aksi tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><!--nextpage--><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li>Gerakan itu tidak muncul dari mayoritas elemen masyarakat<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebuah gerakan yang masif tentu ada elemen penggerak yang mempunyai visi yang sama dari mayoritas masyarakat, sebut saja gerakan Mei 1998 yang semua elemen masyarakat sudah gerah ingin reformasi dan menurunkan soeharto, atau gerakan Yasmine di mesir yang berhasil menggulingkan Moersi. Keberhasilan gerakan tersebut dimotori hal yang sama, yaitu keinginan mayoritas masyarakat akan perubahan.<!--nextpage--><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<ol style=\"text-align: justify;\" start=\"2\">\n<li>Lunturnya Idealisme Mahasiswa dan Masyarakat<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam organisasi kita mengenal lobi-lobi, atau populernya kita sebut \u201cpelemasan idealisme\u201d. Hal ini biasa dilakukan untuk mencapai tujuan bersama, sebelum jatuh tempo tanggal 20 mei Jokowi sudah mengundang elemen mahasiswa ke istana entah itu termasuk pelemasan idealisme atau bukan yang pasti hal tersebut mempengaruhi psikologis mahasiswa di daerah yang sebelumnya \u201cdiajak\u201d untuk turut aksi. Begitupun di tatanan masyarakat, perlahan jokowi sudah menyelesaikan isu-isu yang sensitif yang membuat masyarakat geram, serta memberikan isu-isu baru yang positif, seperti pembangunan rusun bagi buruh, pembangunan daerah-daerah tertinggal dan sebagainya.<!--nextpage--><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<ol style=\"text-align: justify;\" start=\"3\">\n<li>Kurun waktu seruan aksi terlalu lama<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lebih dari satu bulan sebelum tanggal 20 Mei seruan itu didengungkan, seandainyapun jokowi menghawatirkan gerakan tersebut benar-benar akan terjadi dia masih punya banyak waktu untuk melakukan \u201cpelemasan\u201d dan penetralisir isu tersebut dengan isu baru yang positif.<!--nextpage--><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<ol style=\"text-align: justify;\" start=\"4\">\n<li>Pragmatisme Mahasiswa<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mahasiswa sebagai ujung tombak pergerakan memiliki peranan penting dalam menggalang dukungan dan melakukan rangkaian pergerakan, bagi mahasiswa pragmatis isu yang cukup serius tersebut dapat menguntungkan secara pribadi ataupun kelompok. Ingat, egosentris itu selalu ada dimanapun. Bukan rahasia umum lagi jual beli massa untuk melakukan aksi, bahkan kita bisa memilih massa yang cantik-cantik seperti kasus BG saat itu. Dengan logika terbalik maka penggagalan aksi juga dapat diperjual belikan bagi mereka yang pragmatis.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\">Entah gagalnya aksi tersebut baik atau tidak bagi berlangsungnya sejarah bangsa kita, namun menjatuhkan seorang presiden itu bukanlah hal yang mudah, undang-undang pemakzulan presiden sudah mengaturnya dengan sangat jelas. Bagi saya tidak penting masalah menurunkan jokowi atau tidak, tapi jika benar perilaku mahasiswa dan masyarakat seperti yang dipaparkan diatas maka kita wajib khawatir dengan generasi penerus bangsa kita. Ini opini saya, entah sebagian orang ini benar atau tidak tapi ini merupakan opini objektif atas gagalnya seruan aksi 20 Mei, bukan tentang gagalnya menurunkan Jokowi.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Beberapa bulan lalu muncul seruan untuk aksi menurunkan presiden ke 7 Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo, atau panggilan yang dekat dengan masyarakat Jokowi, entah darimana munculnya seruan tersebut berasal, entah dari barisan sakit hati, atau pendukung peserta yang kalah di pilpres lalu, tidak jelas asalnya darimana. Yang jelas seruan itu mengajak semua elemen masyarakat termasuk [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":101,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[8],"tags":[50,51,7,52],"class_list":["post-100","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-feature","tag-aksi-mahasiswa","tag-demo","tag-features","tag-opini"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hanifudinsukri.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/100","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hanifudinsukri.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hanifudinsukri.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hanifudinsukri.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hanifudinsukri.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=100"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/hanifudinsukri.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/100\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hanifudinsukri.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=100"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hanifudinsukri.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=100"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hanifudinsukri.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=100"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}